7 Adab Berhias Pasutri: Rahasia Cinta Awet & Berpahala!

6 Januari 2026

5 Menit baca

Adab Berhias Pasutri adalah salah satu pilar keharmonisan yang sering kali dianggap remeh, padahal dalam Islam, penampilan yang menyenangkan di hadapan pasangan merupakan bentuk ibadah yang memiliki timbangan pahala luar biasa.

Pernikahan adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dinamika. Seiring berjalannya waktu, banyak pasangan yang mulai abai dengan penampilan fisik saat berada di rumah, dengan alasan sudah “saling menerima apa adanya.” Padahal, menjaga daya tarik visual di hadapan pasangan adalah cara menjaga kesucian hati dan pandangan suami maupun istri dari fitnah di luar rumah.

Sebagai hamba Allah yang mendambakan rumah tangga selevel surga, memahami bagaimana cara mempercantik diri sesuai syariat adalah bekal yang sangat berharga. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai etika bersolek bagi suami dan istri agar api cinta tetap menyala dan keberkahan selalu menaungi kehidupan Anda.

Mengapa Penampilan Menjadi Ibadah dalam Islam?

Islam adalah agama yang mencintai keindahan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an mengenai anjuran berpakaian yang baik:

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid…” (QS. Al-A’raf: 31).

Jika untuk menghadap Allah kita dianjurkan berhias, maka untuk mengharap rida Allah melalui kesenangan pasangan, berhias menjadi sangat ditekankan. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa salah satu ciri istri terbaik adalah yang menyenangkan suaminya ketika dipandang. Hal yang sama pun berlaku bagi suami; kebersihan dan kerapian suami adalah hak istri yang harus dipenuhi.

4 Adab Berhias bagi Istri: Menjadi Penyejuk Mata Suami

Bagi seorang istri, berhias di depan suami bukan sekadar soal estetika, melainkan soal pengabdian. Berikut adalah panduan praktisnya:

1. Mengenakan Pakaian yang Disukai Suami

Istri disunnahkan untuk mengenakan pakaian yang rapi, bersih, dan menarik saat di rumah. Jangan sampai kita lebih rapi saat hendak keluar rumah (arisan atau ke pasar), namun hanya mengenakan daster kusam yang berbau dapur saat menyambut suami pulang kerja.

2. Memakai Wangi-wangian (Indoor Only)

Wangi-wangian bagi wanita adalah hal yang sangat sensitif. Jika keluar rumah wanita dilarang memakai parfum yang mencolok, maka di dalam rumah di depan suami, memakai parfum adalah sangat dianjurkan. Aroma yang harum akan memberikan relaksasi dan kenyamanan bagi suami.

3. Mempercantik Wajah dan Rambut

Islam membolehkan istri menggunakan perhiasan atau kosmetik selama tujuannya untuk suami. Merapikan rambut, memakai celak (sifat mata), atau pewarna kuku (yang tidak menghalangi wudu) dapat meningkatkan rasa percaya diri istri dan daya tarik di mata suami.

4. Menghindari Tabarruj di Luar Rumah

Adab terpenting adalah simpanlah kecantikan Anda hanya untuk yang berhak (suami). Hindari memamerkan perhiasan atau riasan wajah yang berlebihan saat keluar rumah. Inilah yang disebut dengan menjaga kemuliaan diri.

3 Adab Berhias bagi Suami: Jangan Hanya Istri yang Berdandan!

Sering kali, suami menuntut istri untuk selalu tampil cantik, namun ia sendiri abai dengan penampilannya. Padahal, Ibnu Abbas RA pernah berkata: “Aku sangat suka berhias untuk istriku, sebagaimana aku suka istriku berhias untukku.”

5. Menjaga Kebersihan Mulut dan Badan (Siwak)

Salah satu hal yang paling diperhatikan Rasulullah SAW saat masuk ke rumah adalah bersiwak (membersihkan gigi). Suami harus memastikan aroma napas dan tubuhnya segar agar interaksi dengan istri terasa nyaman.

6. Merapikan Rambut dan Jenggot

Suami dianjurkan untuk meminyaki rambut, menyisirnya, dan merapikan jenggot maupun kumis sesuai sunnah. Penampilan yang maskulin namun rapi akan menumbuhkan rasa hormat dan cinta dalam hati istri.

7. Memakai Wangi-wangian Maskulin

Sebagaimana istri menyukai aroma harum, suami pun demikian. Gunakanlah minyak wangi saat berinteraksi dengan istri agar suasana rumah menjadi lebih segar dan romantis.

Batasan Syariat: Hal yang Dibolehkan vs Dilarang

Meskipun Adab Berhias Pasutri sangat dianjurkan, Islam tetap memberikan batasan agar kita tidak terjatuh pada perbuatan yang melampaui batas.

Jenis BerhiasStatus dalam IslamPenjelasan Singkat
Memakai Celak/SifatSunnahMenyehatkan mata dan memperindah pandangan.
Mencukur Bulu Ketiak/KemaluanSunnah FitrahBagian dari menjaga kebersihan diri.
Menyambung Rambut (Wasilah)HaramDilarang karena mengandung unsur penipuan.
Mentato TubuhHaramMengubah ciptaan Allah secara permanen.
Mencabut Alis (Namsy)DilarangBerdasarkan hadis Rasulullah SAW yang melaknat perbuatan tersebut.
Operasi Plastik EstetikDilarangJika hanya untuk kecantikan dan bukan medis (mengobati cacat).

Dalil dan Referensi: Landasan Keharmonisan Visual

Keinginan untuk melihat pasangan tampil menarik bukanlah hal yang dangkal, melainkan kebutuhan fitrah manusia. Rasulullah SAW bersabda mengenai kriteria wanita shalihah:

“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang simpanan seseorang yang paling baik? Yaitu wanita shalihah; yang jika dilihat suaminya, ia menyenangkannya…” (HR. Abu Daud).

Begitu pula dalam hal kebersihan, beliau bersabda:

“Sepuluh hal yang termasuk fitrah: memotong kumis, membiarkan jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke hidung), memotong kuku, membasuh persendian, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan…” (HR. Muslim).

Kesimpulan

Adab Berhias Pasutri adalah bentuk nyata dari rasa syukur atas pasangan yang telah Allah titipkan. Dengan menjaga penampilan, kita tidak hanya memberikan hak kepada pasangan, tetapi juga menjaga marwah rumah tangga dari godaan luar. Jangan biarkan rutinitas memadamkan semangat Anda untuk tampil mempesona di mata satu-satunya orang yang halal bagi Anda.

Mulailah dari hal sederhana: senyuman yang tulus, aroma tubuh yang segar, dan pakaian yang bersih. Kecil bagi Anda, namun bisa jadi sangat bermakna bagi pasangan Anda.

Ingin Mempelajari Lebih Dalam Mengenai Rahasia Rumah Tangga Islami?

Membangun keluarga sakinah adalah proses belajar seumur hidup. Selain menjaga penampilan, masih banyak aspek lain seperti pengelolaan emosi, pendidikan anak secara islami, hingga persiapan ibadah bersama yang perlu dipelajari. Dapatkan panduan lengkap dan artikel inspiratif lainnya mengenai kehidupan Muslim hanya di umroh.co.

Mari jadikan setiap jengkal kehidupan kita sebagai ladang amal menuju surga-Nya.

Artikel Terkait

Baluran

13 Januari 2026

7 Cara Menjaga Kemabruran Keluarga, Ibadah Jadi Berkah!

​Pernahkah Bunda atau Ayah merasa ada kekosongan atau kerinduan yang mendalam, sekaligus rasa takut kalau “vibes” ibadah yang begitu kuat di Tanah Suci perlahan ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

5 Rahasia Khusyuk Umrah Bawa Anak: Ibadah Tenang & Berkah!

​Khusyuk Umrah Bawa Anak adalah dambaan setiap orang tua yang ingin merasakan keheningan batin di depan Ka’bah tanpa harus merasa “bersalah” karena tingkah laku ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

7 Checklist P3K Umrah Keluarga: Ibadah Jadi Lebih Tenang!

​Pernahkah Bunda atau Ayah merasa cemas saat membayangkan tiba-tiba ada anggota keluarga yang jatuh sakit atau sekadar kelelahan di tengah kerumunan jutaan jamaah di ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

5 Rahasia Hindari Konflik Saat Safar: Perjalanan Jadi Berkah!

​Pernahkah Anda membayangkan perjalanan yang seharusnya penuh tawa dan kekhusyukan justru berubah menjadi suasana dingin karena adu argumen antara anggota keluarga? Upaya untuk Hindari ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

4 Makna Umrah sebagai Titik Balik Hidup Anda, Siap Hijrah?

​Pernahkah Anda merasa lelah dengan rutinitas dunia yang terasa hampa dan merindukan sebuah momen di mana seluruh beban di pundak seolah luruh seketika? Menjadikan ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

7 Kunci Sabar saat Umrah: Rahasia Tenang di Tengah Kerumunan

​Sabar saat Umrah merupakan fondasi utama yang akan menentukan sejauh mana kualitas ibadah kita di hadapan Allah SWT. Pernahkah Anda membayangkan betapa syahdunya momen ... Read more