7 Trik Pembagian Tugas Rumah Tangga Agar Harmonis & Berkah!

6 Januari 2026

5 Menit baca

Wright brand bacon 4PDjlN20kU8 unsplash

Pembagian Tugas Rumah Tangga yang adil dan berlandaskan kasih sayang adalah kunci utama dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, terutama di era modern di mana dinamika keluarga semakin kompleks. Banyak pasangan muda mengira bahwa urusan dapur dan kebersihan adalah tanggung jawab mutlak istri, padahal Islam mengajarkan konsep kerjasama yang sangat indah. Ketika suami dan istri saling bahu-membahu dalam urusan domestik, beban yang berat akan terasa ringan, dan yang terpenting, hal tersebut mengundang rida Allah SWT ke dalam rumah tersebut.

Sebagai Muslim yang taat, kita perlu memahami bahwa rumah tangga adalah sebuah institusi kecil di mana setiap anggotanya adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban. Mengatur urusan rumah bukan sekadar soal siapa yang mencuci piring atau siapa yang menyapu lantai, melainkan soal bagaimana kita mempraktikkan akhlak mulia dalam interaksi sehari-hari.

Belajar dari Sang Teladan: Rasulullah SAW di Tengah Keluarga

Sebelum kita membahas tips praktis, mari kita menengok sejarah manusia agung, Rasulullah SAW. Banyak yang mungkin belum menyadari betapa ringannya tangan beliau dalam membantu urusan domestik.

Hadits Tentang Kerjasama Domestik

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah ditanya tentang apa yang dilakukan Rasulullah SAW di dalam rumahnya. Beliau menjawab:

“Beliau (Rasulullah SAW) membantu urusan keluarganya. Jika waktu salat tiba, beliau pun keluar untuk melaksanakan salat.” (HR. Bukhari).

Hadits ini adalah tamparan lembut bagi para suami yang merasa tabu atau gengsi untuk memegang sapu atau mencuci pakaian. Rasulullah SAW, seorang pemimpin umat, panglima perang, dan nabi terakhir, tetap menyempatkan diri untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga (mihnah).

Makna Mu’asyarah bil Ma’ruf

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“…Dan bergaullah dengan mereka secara patut (ma’ruf)…” (QS. An-Nisa: 19).

Ayat ini memerintahkan para suami untuk memperlakukan istri dengan cara yang terbaik. Membiarkan istri kelelahan mengurus rumah sendirian sementara suami bersantai bukanlah bentuk pergaulan yang ma’ruf. Pembagian Tugas Rumah Tangga adalah bentuk nyata dari pengamalan ayat ini.

7 Tips Praktis Pembagian Tugas Rumah Tangga untuk Pasutri

Bagaimana cara memulainya agar tidak terjadi perdebatan? Berikut adalah panduan Expert Guide untuk Anda:

1. Komunikasi Terbuka dan Empati

Duduklah bersama saat santai, bicarakan beban kerja masing-masing. Jika suami bekerja di luar rumah dengan tekanan tinggi, dan istri mengurus anak balita yang enerjik, keduanya sama-sama lelah. Jangan membandingkan “siapa yang lebih lelah”, tapi tanyakanlah “apa yang bisa aku bantu untuk meringankan bebanmu?”.

2. Buat Daftar Inventaris Pekerjaan

Terkadang, konflik muncul karena ada pekerjaan yang “tidak terlihat” namun melelahkan. Cobalah buat daftar sederhana.

  • Pekerjaan Rutin: Memasak, mencuci baju, menyapu, mengepel.
  • Pekerjaan Berkala: Membersihkan tandon air, mencuci gorden, merapikan gudang.
  • Pekerjaan Harian: Menemani anak belajar, membuang sampah.

3. Bagi Berdasarkan Minat dan Kemampuan

Tidak perlu kaku membagi tugas. Jika suami lebih suka memasak dan istri lebih telaten menyetrika, maka bagi tugaslah berdasarkan kesenangan tersebut. Ini akan membuat pekerjaan rumah terasa seperti hobi, bukan beban.

4. Fleksibilitas adalah Kunci

Ada kalanya salah satu pasangan sedang sakit atau sedang menghadapi deadline pekerjaan. Di sinilah fungsi “kerjasama tim” diuji. Jangan terpaku pada jadwal jika situasi sedang darurat. Saling mem-back up adalah tanda cinta yang nyata.

5. Libatkan Teknologi (Jika Memungkinkan)

Jangan ragu untuk berinvestasi pada peralatan yang memudahkan pekerjaan, seperti mesin cuci otomatis atau penyedot debu robotik jika anggaran memungkinkan. Islam menganjurkan kita untuk mempermudah urusan, bukan mempersulitnya.

6. Ajarkan Anak Sejak Dini

Pembagian Tugas Rumah Tangga juga melibatkan anak-anak. Berikan tugas sesuai usia mereka. Ini bukan “mempekerjakan anak”, melainkan mendidik mereka tentang tanggung jawab dan kemandirian, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter islami (Madrasatul Ula).

7. Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih

Sering kali kita lupa mengucapkan terima kasih atas hal-hal kecil. Padahal, ucapan “Terima kasih ya sudah masak enak hari ini” atau “Makasih ya sudah bantu jemur baju” adalah bahan bakar emosional yang luar biasa bagi pasangan.

Tabel Contoh Model Pembagian Peran

Berikut adalah contoh model yang bisa diadaptasi sesuai kondisi masing-masing keluarga:

Kategori TugasPeran Suami (Contoh)Peran Istri (Contoh)Prinsip Kerjasama
KebersihanMembuang sampah & menyapu terasMengepel & merapikan tempat tidurSaling menjaga keindahan
DapurMencuci piring setelah makanMerencanakan menu & memasakMakan bersama dengan rida
PakaianMenjemur & mengangkat jemuranMencuci & menyetrikaMenjaga kerapihan keluarga
Pendidikan AnakMengantar sekolah & olahragaMendampingi hafalan & tugasMencetak generasi shalih

Menghindari Konflik dalam Pembagian Peran

Mengapa pembagian tugas sering memicu pertengkaran? Biasanya karena adanya ekspektasi yang tidak tersampaikan atau standar kebersihan yang berbeda.

  1. Turunkan Standar Jika Perlu: Jika kondisi sedang sangat sibuk, tidak apa-apa jika rumah tidak sebersih biasanya. Kesehatan mental pasangan jauh lebih penting daripada lantai yang kinclong setiap detik.
  2. Hindari Mengkritik Cara Kerja Pasangan: Jika suami sudah mencoba mencuci piring namun kurang bersih, jangan langsung dimarahi. Berikan apresiasi atas usahanya, lalu beri tahu cara yang lebih baik dengan lembut.
  3. Ingat Pahala Sabar: Setiap tetes keringat dalam mengurus rumah tangga jika diniatkan karena Allah, maka nilainya adalah sedekah.

Kesimpulan

Mengatur Pembagian Tugas Rumah Tangga bukanlah tentang menghitung siapa yang paling banyak bekerja, melainkan tentang membangun sistem pendukung yang kuat di dalam keluarga. Pernikahan adalah sebuah tim, dan tim yang hebat adalah mereka yang saling memahami beban satu sama lain. Dengan mencontoh akhlak Rasulullah SAW dalam membantu keluarga, kita tidak hanya mendapatkan rumah yang rapi, tetapi juga ketenangan batin dan keberkahan dari Sang Pencipta.

Jangan biarkan ego merusak keharmonisan. Mulailah hari ini dengan menawarkan bantuan kecil kepada pasangan Anda, dan rasakan perbedaannya dalam kualitas hubungan Anda.

Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Kehidupan Muslim dan Tips Keluarga Islami?

Membangun keluarga yang ideal sesuai syariat memerlukan wawasan yang luas dan bimbingan yang tepat. Jangan lewatkan berbagai informasi menarik lainnya mengenai fikih rumah tangga, tips mendidik anak, hingga panduan ibadah umroh dan haji yang amanah. Kunjungi website umroh.co untuk mendapatkan informasi terkini dan artikel edukatif lainnya seputar keislaman dan kehidupan muslim. Mari terus belajar untuk menjadi pribadi dan keluarga yang lebih baik demi meraih rida-Nya.

Artikel Terkait

Baluran

13 Januari 2026

7 Cara Menjaga Kemabruran Keluarga, Ibadah Jadi Berkah!

​Pernahkah Bunda atau Ayah merasa ada kekosongan atau kerinduan yang mendalam, sekaligus rasa takut kalau “vibes” ibadah yang begitu kuat di Tanah Suci perlahan ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

5 Rahasia Khusyuk Umrah Bawa Anak: Ibadah Tenang & Berkah!

​Khusyuk Umrah Bawa Anak adalah dambaan setiap orang tua yang ingin merasakan keheningan batin di depan Ka’bah tanpa harus merasa “bersalah” karena tingkah laku ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

7 Checklist P3K Umrah Keluarga: Ibadah Jadi Lebih Tenang!

​Pernahkah Bunda atau Ayah merasa cemas saat membayangkan tiba-tiba ada anggota keluarga yang jatuh sakit atau sekadar kelelahan di tengah kerumunan jutaan jamaah di ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

5 Rahasia Hindari Konflik Saat Safar: Perjalanan Jadi Berkah!

​Pernahkah Anda membayangkan perjalanan yang seharusnya penuh tawa dan kekhusyukan justru berubah menjadi suasana dingin karena adu argumen antara anggota keluarga? Upaya untuk Hindari ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

4 Makna Umrah sebagai Titik Balik Hidup Anda, Siap Hijrah?

​Pernahkah Anda merasa lelah dengan rutinitas dunia yang terasa hampa dan merindukan sebuah momen di mana seluruh beban di pundak seolah luruh seketika? Menjadikan ... Read more

Baluran

13 Januari 2026

7 Kunci Sabar saat Umrah: Rahasia Tenang di Tengah Kerumunan

​Sabar saat Umrah merupakan fondasi utama yang akan menentukan sejauh mana kualitas ibadah kita di hadapan Allah SWT. Pernahkah Anda membayangkan betapa syahdunya momen ... Read more