4 Fakta Hukum Jual Beli Barang Expired Agar Bisnis Berkah

19 Januari 2026

5 Menit baca

​Hukum Jual Beli Barang Expired atau yang hampir habis masa berlakunya sering kali menjadi kegelisahan tersendiri, terutama bagi kita yang ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang didapat berasal dari sumber yang bersih dan jujur.

​Di dunia yang serba cepat ini, terkadang kita merasa terdesak untuk menghindari kerugian. Namun, mari kita tarik napas dalam-dalam dan duduk sejenak. Islam tidak hanya mengatur tentang untung dan rugi secara materi, tetapi juga tentang ketenangan jiwa (thuma’ninah) yang lahir dari kejujuran. Mari kita bedah bersama panduan syariatnya agar hati tetap tenang dan usaha tetap jalan.

​Menilik Makna Amanah dalam Jual Beli Barang Mendekati Kedaluwarsa

​Dalam Islam, perdagangan adalah salah satu pintu rezeki yang paling mulia jika dijalankan dengan amanah. Sahabat Muslim, barang yang hampir kedaluwarsa (near expired) sebenarnya masih memiliki nilai manfaat, namun ia membawa risiko yang lebih besar bagi pembeli. Di sinilah integritas kita sebagai muslim diuji.

​Allah SWT mengingatkan kita untuk selalu memberikan yang terbaik dan jujur dalam bertransaksi:

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik…” (QS. Al-Baqarah: 267)

​Jika dalam berinfak saja kita diminta memberikan yang baik, maka dalam jual beli yang melibatkan pertukaran harta orang lain, kejujuran mengenai kondisi barang menjadi kewajiban yang mutlak.

​4 Syarat Syar’i dalam Hukum Jual Beli Barang Expired

​Agar transaksi Sahabat Muslim tetap sah dan mendatangkan rida Allah, ada beberapa pilar utama yang harus dipenuhi:

​1. Transparansi Tanpa Ada yang Disembunyikan

​Poin terpenting dalam jual beli ini adalah keterbukaan. Jika Sahabat menjual barang yang hampir kedaluwarsa, pembeli wajib diberitahu secara jelas mengenai tanggal tersebut. Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang menipu kami, maka dia bukan bagian dari golongan kami.” (HR. Muslim)

​Menutup-nutupi tanggal kedaluwarsa dengan stiker baru atau tidak mencantumkannya adalah perbuatan ghish (penipuan) yang dapat menghapuskan keberkahan dalam perniagaan.

​2. Barang Masih Layak Guna atau Layak Konsumsi

​Secara fikih, barang yang diperjualbelikan haruslah memiliki manfaat (mal mutaqawwim). Jika sebuah makanan secara medis sudah berubah warna, bau, atau teksturnya meski belum melewati tanggal kedaluwarsa, maka ia sudah tidak layak jual. Sahabat harus memastikan bahwa barang tersebut memang masih aman untuk digunakan.

​3. Tidak Membahayakan Keselamatan (Prinsip La Darar)

​Salah satu kaidah fikih yang sangat menyentuh hati adalah “La darara wa la dirara” (tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain).

Hukum Jual Beli Barang Expired menjadi terlarang (haram) jika barang tersebut secara medis dipastikan akan menimbulkan penyakit atau racun bagi yang mengonsumsinya. Sebagai muslim yang penyayang, kita tentu tidak ingin rezeki kita menjadi penyebab sakitnya orang lain, bukan?

​4. Harga yang Adil dan Disepakati

​Biasanya, barang yang hampir kedaluwarsa dijual dengan harga miring (clearance sale). Ini adalah bentuk keadilan. Sahabat Muslim sebaiknya menyesuaikan harga dengan sisa masa manfaat barang tersebut. Kerelaan kedua belah pihak atas kondisi barang dan harganya adalah kunci dari akad yang sah.

​Antara Menghindari Mubazir dan Menjaga Keselamatan

​Islam sangat membenci perilaku mubazir. Allah berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 26-27 bahwa orang yang tabzir (boros/mubazir) adalah saudara setan. Menjual barang yang hampir kedaluwarsa dengan diskon besar sering kali menjadi solusi agar barang tidak terbuang percuma.

​Namun, Sahabat Muslim harus bijak menyeimbangkan antara semangat “anti-mubazir” dengan tanggung jawab keselamatan. Jika barang tersebut adalah obat-obatan atau susu bayi yang risikonya sangat tinggi jika lewat tanggal kedaluwarsa, maka membuangnya (memusnahkannya) justru menjadi bentuk ketaatan untuk melindungi sesama manusia.

​Menenangkan Hati dengan Kejujuran Bisnis

​Membangun bisnis yang jujur mungkin terasa berat di awal karena bayang-bayang kerugian materi. Namun, bayangkanlah ketenangan yang Sahabat rasakan saat setiap suapan nasi untuk keluarga berasal dari harta yang benar-benar bersih. Kejujuran adalah self-healing terbaik bagi para pengusaha. Ia membebaskan kita dari rasa cemas akan komplain pembeli atau tuntutan di akhirat kelak.

  • Audit Berkala: Rajinlah mengecek stok agar tidak ada barang yang terlewat tanggalnya.
  • Berikan Hadiah: Jika barang sudah sangat dekat tanggalnya, mengapa tidak disedekahkan saja kepada yang membutuhkan dengan penjelasan yang jujur? Sedekah adalah penolak bala yang nyata.
  • Doa Keberkahan: Selalu minta kepada Allah agar dijauhkan dari harta yang syubhat.

​Kesimpulan

​Hukum jual beli barang yang hampir expired diperbolehkan selama tidak membahayakan, barang masih layak, dan ada transparansi total kepada pembeli. Dengan mengikuti panduan ini, Sahabat Muslim tidak hanya menyelamatkan bisnis dari kerugian, tetapi juga menjaga marwah diri sebagai muslim yang amanah.

Ingin mempelajari lebih dalam tentang adab muamalah dan tips hidup muslim lainnya?

Dunia Islam menyimpan begitu banyak hikmah yang bisa membuat hidup kita lebih tenang dan terarah. Yuk, telusuri berbagai artikel menarik tentang panduan ibadah, etika bisnis islami, hingga inspirasi kehidupan muslim masa kini hanya di umroh.co. Mari bersama-sama menjemput keberkahan di setiap langkah kita.

Artikel Terkait

Baluran

8 Februari 2026

3 Makna Bakar Kapal Thariq bin Ziyad: Kunci Pantang Mundur!

Thariq bin Ziyad adalah sosok panglima besar yang mengajarkan kita sebuah seni melepaskan yang luar biasa: bahwa terkadang, untuk mencapai kemenangan sejati, kita harus ... Read more

Baluran

6 Februari 2026

5 Rahasia Sejarah Perang Salib

​Sejarah Perang Salib adalah sebuah rangkaian panjang peristiwa sejarah selama dua abad yang tidak hanya mengubah peta politik dunia, tetapi juga memberikan cermin besar ... Read more

5 Februari 2026

3 Syuhada Perang Mut’ah

​ Perang Mut’ah adalah sebuah lembar sejarah yang tak hanya berkisah tentang adu pedang, tapi tentang bagaimana jiwa-jiwa yang tenang mampu berdiri teguh meski ... Read more

Baluran

31 Januari 2026

Gerakan Rakyat Secara Resmi Jadi Partai Politik! Anies Baswedan Dipuja Sebagai Anggota Kehormatan, Loyalis Jadi Ketum, Ini Tujuannya!

Dalam dinamika politik Indonesia yang semakin memanas menjelang Pemilu 2029, sebuah langkah mengejutkan terjadi ketika Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat resmi berubah menjadi partai ... Read more

Baluran

31 Januari 2026

Heboh! Indonesia Jadi ‘Presiden Halal Dunia’, Ini Dampaknya Bagi Produk Kita!

Indonesia kembali mencatat pencapaian besar dalam peta industri halal global. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan Kepala BPJPH Haikal Hassan di puncaknya berhasil ... Read more

20 Januari 2026

7 Rahasia Menabung Qurban Tanpa Terasa, Mau Coba?

​Menabung Qurban adalah langkah kecil penuh cinta yang sebenarnya bisa menjadi sarana self-healing luar biasa bagi keluarga muda yang ingin mendekatkan diri kepada Sang ... Read more