Apa itu Akad Musaqah? 5 Rahasia Kelola Kebun yang Berkah!

17 Januari 2026

5 Menit baca

Maya peleg 8CkfLHUfyyc unsplash

​Apa itu Akad Musaqah adalah sebuah konsep kerja sama dalam Islam yang menawarkan ketenangan bagi para pemilik kebun yang ingin menghidupkan kembali tanaman mereka tanpa rasa tertekan, sekaligus memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berbagi rezeki melalui jasa pengairan dan perawatan.

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang serba kaku, memahami akad ini adalah bentuk self-healing ekonomi yang mengajarkan kita untuk kembali pada filosofi air yang mengalir: bahwa rezeki akan tumbuh subur saat kita saling membantu dan menjaga amanah dengan penuh kasih sayang.

​Islam sangat menghargai setiap tetes keringat yang mengalir demi menjaga kelestarian bumi. Melalui Musaqah, syariat tidak hanya memberikan solusi finansial, tetapi juga merawat hubungan antarmanusia agar tetap harmonis dan jauh dari perselisihan. Mari kita tarik napas dalam-dalam, tenangkan pikiran, dan telusuri lebih dalam bagaimana akad yang menyejukkan batin ini bekerja.

​Mengenal Kedalaman Makna Musaqah

​Secara bahasa, Musaqah berasal dari kata as-saqa yang berarti menyiram atau mengairi. Namun, secara humanistis, akad ini adalah bentuk rida dan kepercayaan. Dalam Akad Musaqah, pemilik pohon (kebun) menyerahkan tanamannya kepada pengelola untuk dirawat dan diairi hingga berbuah, dengan imbalan bagian tertentu dari hasil panen tersebut.

​Ini bukan sekadar hubungan bos dan buruh, Sahabat muslim. Ini adalah kemitraan yang sejajar di mana satu pihak menyediakan aset berupa tanaman yang hidup, dan pihak lain menyediakan tenaga serta keahlian untuk memastikan kehidupan tanaman tersebut terus berlanjut. Keadilan ini memastikan tidak ada pihak yang merasa dizalimi.

​Landasan Syariat: Belajar dari Kebijaksanaan Rasulullah SAW

​Agar batin Sahabat semakin mantap, mari kita simak bagaimana Rasulullah SAW memberikan teladan nyata dalam kerja sama ini. Beliau sangat peduli pada produktivitas lahan agar tidak ada bumi Allah yang terbengkalai sia-sia.

​Diriwayatkan dalam sebuah hadis sahih:

“Rasulullah SAW pernah memberikan tanah Khaybar kepada orang-orang Yahudi (untuk dikelola) dengan syarat mereka yang mengerjakan dan menanamnya, dan mereka mendapatkan setengah dari hasilnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

​Hadis ini menunjukkan bahwa Musaqah adalah praktik yang dilegitimasi langsung oleh Baginda Nabi. Selain itu, semangat kerja sama ini sejalan dengan firman Allah SWT mengenai tolong-menolong:

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan…” (QS. Al-Ma’idah: 2).

​5 Rahasia Agar Akad Musaqah Menjadi Berkah

​Agar urusan Sahabat muslim tetap jernih dan menenangkan, berikut adalah pilar-pilar penting yang harus diperhatikan dalam Akad Musaqah:

​1. Kejelasan Objek Tanaman

​Pastikan tanaman yang akan dirawat jelas jenisnya dan lokasinya. Islam menjunjung tinggi transparansi agar tidak ada rasa was-was di kemudian hari. Tanaman yang biasanya menjadi objek Musaqah adalah tanaman menahun yang membuahkan hasil, seperti kurma, anggur, atau tanaman kebun lainnya.

​2. Adanya Ijab dan Qabul (Kesepakatan)

​Ketenangan dimulai dari kata-kata yang jujur. Pastikan ada pernyataan setuju dari kedua belah pihak tanpa ada paksaan. Kesukarelaan adalah inti dari setiap muamalah yang berkah.

​3. Penetapan Bagi Hasil (Nisbah)

​Sahabat muslim, pembagian hasil harus ditentukan di awal secara persentase, misalnya 50:50 atau 60:40 dari hasil panen. Hal ini penting agar kedua pihak memiliki semangat yang sama dalam merawat tanaman tersebut. Ingat, dilarang menentukan hasil dalam jumlah angka pasti (seperti “pokoknya saya dapat 100 kg”) karena hasil panen adalah rahasia Allah yang belum pasti jumlahnya.

​4. Tugas Pengelola yang Terukur

​Tugas utama pengelola adalah pengairan dan perawatan rutin. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, Sahabat muslim yang memiliki kebun bisa bernapas lega karena asetnya berada di tangan yang tepat, sementara pengelola merasa dihargai keahliannya.

​5. Jangka Waktu yang Disepakati

​Tentukan berapa lama kerja sama ini akan berlangsung. Kejelasan waktu membantu kita untuk mengatur ekspektasi dan memberikan ruang bagi jiwa untuk bersabar menunggu masa panen tiba.

​Mengapa Musaqah Bisa Menjadi “Self Healing” Finansial?

​Mungkin Sahabat bertanya-tanya, bagaimana sebuah akad kerja sama bisa menjadi penyembuhan diri? Stres terbesar manusia sering kali bersumber dari rasa memiliki yang berlebihan dan ketakutan akan kehilangan.

  • Belajar Melepaskan Kontrol: Dengan memercayakan kebun kepada orang lain, Sahabat belajar bahwa kita tidak harus mengerjakan semuanya sendiri. Ini memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat.
  • Menumbuhkan Tawakal: Menunggu pohon berbuah melalui tangan orang lain adalah sekolah tawakal. Kita berusaha, pengelola merawat, namun Allah-lah yang menumbuhkan.
  • Keberkahan Melalui Berbagi: Ada kebahagiaan yang sangat menenangkan saat kita melihat orang lain mendapatkan nafkah dari lahan yang kita miliki. Kedermawanan dalam berbagi hasil adalah obat bagi kekikiran hati.

​Perbedaan Singkat dengan Akad Lainnya

​Sering kali kita tertukar antara Musaqah, Muzara’ah, dan Mukhabarah. Untuk mempermudah Sahabat muslim, ingatlah poin sederhana ini:

  • Musaqah: Fokus pada pengairan/perawatan tanaman yang sudah ada (pohonnya sudah tumbuh).
  • Muzara’ah & Mukhabarah: Fokus pada penanaman dari awal di atas lahan kosong.

​Kesimpulan

​Memahami Apa itu Akad Musaqah membantu kita menyadari bahwa Islam adalah agama yang sangat indah dalam mengatur harmoni antara pemilik modal dan pemilik tenaga. Tidak perlu lagi ada lahan yang mati atau hati yang cemas karena aset yang tak terurus. Dengan kemitraan yang jujur dan sesuai syariat, kita sedang membangun ekosistem yang tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga menyejukkan jiwa karena dijalankan atas dasar rida Allah SWT.

​Jadikan kebun Sahabat sebagai ladang pahala, dan jadikan kerja sama ini sebagai wasilah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

​Ingin mendapatkan lebih banyak wawasan tentang fikih muamalah harian yang menyejukkan hati, panduan ibadah yang kaffah, atau informasi persiapan umroh agar perjalanan spiritual Sahabat semakin bermakna dan tenang? Yuk, perkaya wawasan keislaman Sahabat dengan membaca berbagai artikel inspiratif dan edukatif lainnya di umroh.co. Temukan segala bimbingan spiritual yang akan menuntun langkah Sahabat muslim menuju kehidupan yang lebih tenang, berkah, dan penuh cahaya rida-Nya!

Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap butir keringat dan setiap pohon yang kita tanam. Amin.

Artikel Terkait

Baluran

26 Januari 2026

Hukum Jual Beli Hewan: 4 Hal Ini Bikin Ibadah Makin Berkah!

​Hukum Jual Beli Hewan merupakan pengetahuan yang sangat penting untuk kita selami agar setiap interaksi kita dengan sesama makhluk ciptaan Allah tidak hanya mendatangkan ... Read more

Baluran

21 Januari 2026

4 Hukum Jual Beli Hewan: Rahasia Hobi Jadi Berkah & Tenang!

​Hukum Jual Beli Hewan merupakan pengetahuan yang sangat penting untuk kita selami agar setiap interaksi kita dengan sesama makhluk ciptaan Allah tidak hanya mendatangkan ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

5 Doa Keberkahan Rezeki Agar Lelahmu Berbuah Surga, Cek!

​Doa Keberkahan Rezeki adalah kunci utama yang akan mengubah setiap lelah Sahabat Muslim menjadi lillah, sehingga apa pun yang kita dapatkan hari ini terasa ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

3 Rahasia Bisnis Tiket Pesawat Islam: Jujur & Pasti Berkah!

​Bisnis Tiket Pesawat Islam adalah peluang usaha yang sangat mulia jika dijalankan dengan landasan kejujuran dan transparansi, terutama bagi Sahabat Muslim yang ingin membantu ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

2 Jenis Akad Mudharabah Ini Bikin Investasi Kamu Lebih Tenang!

​Jenis Akad Mudharabah adalah fondasi utama bagi siapa saja yang ingin menjalankan investasi syariah dengan prinsip bagi hasil yang adil dan transparan. Mudharabah sendiri ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

Nikah Pakai Hafalan Surat? Cek 3 Syarat Mahar Jasa Ini!

​Mahar Jasa dalam Islam merupakan salah satu bentuk kemudahan yang Allah berikan agar ikatan suci pernikahan tidak terhalang oleh beratnya beban materi semata. Pernahkah ... Read more