Kenali Apa itu Maysir & 7 Kunci Hidup Tenang Tanpa Judi!

16 Januari 2026

5 Menit baca

Michal parzuchowski GikVY KS9vQ unsplash

​Pernahkah Sahabat Muslim merasa terbangun di tengah malam dengan jantung berdebar kencang hanya karena memikirkan taruhan atau spekulasi yang belum tentu hasilnya, seolah-olah seluruh kebahagiaan Sahabat bergantung pada keberuntungan sesaat?

Apa itu Maysir sebenarnya merupakan sebuah istilah dalam syariat yang merujuk pada praktik perjudian atau segala bentuk transaksi yang mengandung unsur spekulasi yang tidak adil, di mana salah satu pihak mendapatkan keuntungan di atas kerugian pihak lain tanpa adanya usaha yang produktif.

​Kita hidup di zaman di mana godaan untuk mendapatkan kekayaan secara instan ada di mana-mana, mulai dari iklan di ponsel hingga tren investasi yang abu-abu. Namun, di balik iming-iming harta cepat tersebut, ada beban mental dan spiritual yang seringkali tidak kita sadari. Mari kita tarik napas dalam-dalam, lepaskan kepenatan sejenak, dan mari berbincang hangat tentang mengapa Islam melarang keras praktik maysir demi menjaga kesehatan mental dan keberkahan hidup kita.

​Memahami Akar Masalah: Apa itu Maysir dalam Islam?

​Sahabat Muslim, secara bahasa, Maysir berasal dari kata yusr yang berarti “mudah”. Dinamakan demikian karena pelakunya ingin mendapatkan harta dengan cara yang sangat mudah tanpa harus bekerja keras atau memeras keringat secara halal. Dalam literatur fikih, maysir adalah segala bentuk permainan atau transaksi yang di dalamnya disyaratkan adanya sesuatu (berupa materi/uang) yang diambil dari pihak yang kalah untuk pihak yang menang.

​Islam sangat tegas dalam masalah ini. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamar, maysir (berjudi), (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 90)

​Melalui ayat ini, kita diajak memahami bahwa maysir bukan sekadar urusan uang, tapi urusan kesucian jiwa. Allah menyebutnya sebagai “perbuatan keji” karena maysir merusak tatanan keadilan dan menghancurkan rasa saling menghargai antar sesama manusia.

​Mengapa Judi dan Spekulasi Begitu Dilarang Keras?

​Mungkin Sahabat Muslim bertanya, kenapa Islam begitu ketat melarangnya? Jawabannya ada pada perlindungan terhadap martabat manusia itu sendiri. Maysir bukan hanya soal kalah-menang dalam uang, tapi soal kekalahan dalam menjaga kesehatan mental.

​1. Jebakan “Keberuntungan” yang Menipu Hati

​Maysir menciptakan ilusi. Ia membuat seseorang terus-menerus merasa “hampir menang”, yang memicu pelepasan dopamin secara berlebihan di otak. Hal ini mengakibatkan kecanduan yang merusak saraf ketenangan. Jiwa yang seharusnya tenang dalam berzikir, menjadi gelisah karena terobsesi pada angka dan peluang yang tidak pasti.

​2. Mengambil Harta Orang Lain Tanpa Hak

​Dalam Islam, harta seorang Muslim adalah suci. Mengambil harta orang lain harus didasari oleh transaksi yang adil, seperti jual beli (trade) atau jasa. Dalam maysir, seseorang mendapatkan harta hanya karena pihak lain sedang bernasib malang. Ini adalah bentuk kezaliman yang secara perlahan akan mengeraskan hati pelakunya.

​3. Merusak Hubungan Sosial dan Keluarga

​Berapa banyak keluarga yang retak karena maysir? Rasulullah SAW sangat menjaga ukhuwah islamiyah. Judi menciptakan kebencian dan permusuhan di antara para pelakunya. Saat kalah, muncul dendam; saat menang, muncul kesombongan. Keduanya adalah penyakit hati yang sangat berbahaya.

​Maysir di Zaman Modern: Waspadai Hal-hal Berikut!

​Sahabat Muslim yang haus akan ilmu, maysir di era digital seringkali muncul dalam wajah yang lebih halus. Kita perlu waspada agar tidak tergelincir:

  • Fitur Game yang Spekulatif: Membeli “kotak hadiah” atau loot boxes dalam game yang isinya acak dan melibatkan uang asli seringkali mendekati unsur maysir.
  • Investasi Spekulatif (Gambling-like Trading): Membeli aset hanya berdasarkan tebak-tebakan tanpa analisis yang jelas atau masuk ke platform yang menggunakan sistem taruhan harga.
  • Giveaway dengan Syarat Berbayar: Mengikuti undian yang mengharuskan peserta membayar sejumlah uang di mana uang tersebut digunakan untuk hadiah, maka itu adalah maysir.

​7 Rahasia Hidup Tenang agar Terhindar dari Maysir

​Sebagai panduan ahli (Expert Guide) untuk Sahabat Muslim, berikut adalah langkah-langkah self-healing untuk menjauhkan diri dari jeratan spekulasi haram:

  1. Tanamkan Prinsip Qana’ah: Belajarlah merasa cukup dengan apa yang Allah berikan. Rasa cukup adalah kekayaan yang tidak akan pernah habis.
  2. Pahami Konsep Rezeki: Rezeki Sahabat sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Ia tidak akan tertukar dan tidak akan bertambah hanya karena judi, justru keberkahannya akan hilang.
  3. Hargai Proses Kerja Keras: Islam mencintai tangan yang kasar karena bekerja mencari nafkah halal. Hasil dari keringat sendiri akan terasa jauh lebih nikmat dan menenangkan jiwa.
  4. Selektif dalam Memilih Investasi: Sebelum menaruh uang, tanyakan: “Apakah ada nilai tambah yang saya berikan?” Jika hanya mengandalkan keberuntungan nasib orang lain, segera menjauh.
  5. Perbanyak Sedekah: Sedekah adalah lawan dari judi. Jika judi adalah mengambil harta orang lain, sedekah adalah memberi. Sedekah akan melapangkan dada dan membersihkan harta.
  6. Lingkungan yang Positif: Berkumpullah dengan sahabat muslim yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan bukan yang mengajak pada spekulasi kosong.
  7. Selalu Berdoa Mohon Perlindungan: Mintalah kepada Allah agar hati dijauhkan dari cinta dunia yang berlebihan (Wahn).

​Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang sangat penting untuk kita renungkan:

“Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya, ‘Mari aku ajak kamu berjudi,’ maka hendaklah ia bersedekah (sebagai kaffarah/penebus kesalahan).” (HR. Bukhari dan Muslim).

​Betapa seriusnya Islam memandang hal ini, bahkan sekadar ajakan pun sudah dianggap dosa yang harus ditebus dengan sedekah.

​Kesimpulan

​Sahabat Muslim, memahami apa itu maysir membantu kita menyadari bahwa aturan Allah ada bukan untuk membatasi kesenangan kita, melainkan untuk melindungi kita dari penderitaan yang kita buat sendiri. Hidup yang tenang tidak didapat dari tumpukan harta yang diperoleh dari spekulasi, melainkan dari rezeki yang halal, sedikit namun berkah, dan hati yang senantiasa terpaut pada-Nya.

​Melepaskan diri dari maysir adalah bentuk ketaatan yang akan membawa Sahabat pada level kedamaian yang baru. Mari kita jaga harta kita, jaga keluarga kita, dan jaga hati kita dari segala bentuk ketidakpastian yang merusak.

​Ingin mendapatkan lebih banyak wawasan tentang fiqh muamalah harian, tips menjaga kekhusyukan dalam beribadah, atau panduan persiapan umroh yang amanah dan nyaman? Yuk, perkaya wawasan keislaman Sahabat dengan membaca berbagai artikel inspiratif lainnya di umroh.co. Temukan segala bimbingan spiritual yang akan menyejukkan hati dan membimbing langkah Sahabat Muslim menuju kehidupan yang lebih kaffah, berkah, dan penuh ketenangan!

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga langkah kita agar selalu berada di atas jalan-Nya yang terang. Amin.

Artikel Terkait

Baluran

26 Januari 2026

Hukum Jual Beli Hewan: 4 Hal Ini Bikin Ibadah Makin Berkah!

​Hukum Jual Beli Hewan merupakan pengetahuan yang sangat penting untuk kita selami agar setiap interaksi kita dengan sesama makhluk ciptaan Allah tidak hanya mendatangkan ... Read more

Baluran

21 Januari 2026

4 Hukum Jual Beli Hewan: Rahasia Hobi Jadi Berkah & Tenang!

​Hukum Jual Beli Hewan merupakan pengetahuan yang sangat penting untuk kita selami agar setiap interaksi kita dengan sesama makhluk ciptaan Allah tidak hanya mendatangkan ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

5 Doa Keberkahan Rezeki Agar Lelahmu Berbuah Surga, Cek!

​Doa Keberkahan Rezeki adalah kunci utama yang akan mengubah setiap lelah Sahabat Muslim menjadi lillah, sehingga apa pun yang kita dapatkan hari ini terasa ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

3 Rahasia Bisnis Tiket Pesawat Islam: Jujur & Pasti Berkah!

​Bisnis Tiket Pesawat Islam adalah peluang usaha yang sangat mulia jika dijalankan dengan landasan kejujuran dan transparansi, terutama bagi Sahabat Muslim yang ingin membantu ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

2 Jenis Akad Mudharabah Ini Bikin Investasi Kamu Lebih Tenang!

​Jenis Akad Mudharabah adalah fondasi utama bagi siapa saja yang ingin menjalankan investasi syariah dengan prinsip bagi hasil yang adil dan transparan. Mudharabah sendiri ... Read more

Baluran

20 Januari 2026

Nikah Pakai Hafalan Surat? Cek 3 Syarat Mahar Jasa Ini!

​Mahar Jasa dalam Islam merupakan salah satu bentuk kemudahan yang Allah berikan agar ikatan suci pernikahan tidak terhalang oleh beratnya beban materi semata. Pernahkah ... Read more