3 Rahasia Kisah Maryam binti Imran: Hati Tenang Saat Difitnah

22 Januari 2026

5 Menit baca

Nelly g zk3zsQgKWSY unsplash

​Kisah Maryam binti Imran memberikan kita perspektif yang sangat indah tentang bagaimana keteguhan iman dan penjagaan kesucian diri justru akan mendatangkan pembelaan langsung dari Allah SWT di saat manusia berpaling.

Meneladani sosok Maryam bukan sekadar membaca sejarah, melainkan sebuah proses self-healing untuk menyadari bahwa penilaian manusia tidak akan pernah bisa mengurangi kemuliaanmu di hadapan Sang Pencipta jika Sahabat tetap berada di jalan ketaatan.

​Maryam binti Imran adalah wanita yang dipilih Allah melebihi wanita-wanita lain di semesta. Mari kita pelajari bagaimana ia menghadapi ujian yang mungkin bagi kita terlihat mustahil, namun baginya menjadi jalan menuju derajat tertinggi.

​Siapakah Maryam binti Imran?

​Sahabat Muslim, sebelum kita masuk ke dalam ujiannya, kita perlu mengenal siapa beliau. Maryam adalah putri dari pasangan Imran dan Hannah, sebuah keluarga yang sangat shalih dan dihormati. Sejak kecil, ia telah diserahkan untuk berkhidmat di Baitul Maqdis di bawah asuhan Nabi Zakaria AS.

​Allah SWT berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 12:

“Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan dia termasuk orang-orang yang taat.”

​Di dalam mihrabnya, Maryam menghabiskan waktu hanya untuk beribadah. Ketaatannya begitu luar biasa hingga Allah mengirimkan buah-buahan surga secara ajaib ke dalam ruangannya. Inilah bukti bahwa wanita yang menjaga dirinya akan selalu dalam pemeliharaan Allah yang istimewa.

​Ujian Berat: Kehamilan Tanpa Suami dan Prasangka Buruk

​Bayangkan Sahabat Muslim berada di posisi Maryam. Seorang wanita suci, pemalu, dan sangat menjaga kehormatan, tiba-tiba didatangi Malaikat Jibril yang membawa kabar bahwa ia akan mengandung seorang putra tanpa campur tangan laki-laki. Secara manusiawi, Maryam merasa sangat terguncang dan ketakutan akan apa yang akan dikatakan orang-orang.

“Dia (Maryam) berkata, ‘Wahai, betapa baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.'” (QS. Maryam: 23).

​Ayat ini menunjukkan sisi manusiawi Maryam. Ia merasa sangat berat menghadapi kenyataan ini. Namun, di saat-saat paling gelap itulah, Allah memberikan penghiburan:

  • Ketenangan dari Air dan Buah Kurma: Allah menyediakan sumber air dan buah kurma yang segar untuknya di tempat yang gersang agar hatinya tenang dan fisiknya kuat.
  • Perintah untuk Diam: Allah memerintahkan Maryam untuk “puasa bicara” saat bertemu kaumnya. Ini adalah strategi luar biasa untuk menghindari perdebatan yang hanya akan menambah luka hati.

​3 Rahasia Menghadapi Fitnah ala Ibunda Nabi Isa AS

​Agar Sahabat Muslim tetap tangguh dan memiliki mental baja saat menghadapi tekanan sosial, yuk ambil pelajaran dari 3 rahasia ketabahan Maryam berikut ini:

​1. Tawakal Total pada Pembelaan Allah

​Maryam tidak berusaha membela diri dengan kata-kata saat kaumnya mencacinya sebagai wanita yang tidak benar. Ia diam dan membiarkan Allah yang bekerja. Hasilnya? Bayi Isa yang masih di buaian berbicara untuk membersihkan nama ibunya.

Pelajaran: Saat difitnah, jangan habiskan energimu untuk berdebat dengan orang yang tidak mau mengerti. Cukup katakan “Hasbunallah wanikmal wakil” (Cukuplah Allah sebagai penolong kami).

​2. Menjaga Kehormatan Sebagai Identitas Utama

​Meskipun dunia menuduhnya, Maryam tetap teguh menjaga jati dirinya. Ia tidak membiarkan kata-kata orang lain mengubah keyakinannya pada Allah. Kesuciannya bukan terletak pada apa yang dikatakan manusia, tapi pada apa yang Allah ketahui tentangnya.

​3. Fokus pada Kedekatan dengan Sang Pencipta (Self-Healing)

​Ketenangan Maryam bersumber dari ibadahnya yang panjang di mihrab sebelum ujian itu datang. Ketika pondasi hubungan dengan Allah sudah kuat, badai fitnah sebesar apa pun tidak akan mampu meruntuhkan jiwa. Shalat dan dzikir adalah obat penenang terbaik bagi wanita Muslimah.

​Menjadi Wanita Mulia di Hadapan-Nya

​Sahabat Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai derajat tinggi beliau.

“Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah istri Firaun.” (HR. Ahmad).

​Menjadi bagian dari empat wanita terbaik di surga adalah janji nyata bagi mereka yang bersabar dalam menjaga kesucian dan ketaatan. Jika hari ini Sahabat merasa sedang diuji dengan nama baik atau urusan kehormatan, ingatlah bahwa Maryam telah melewati yang jauh lebih berat dan ia menang.

​Kesimpulan

Kisah Maryam binti Imran mengajarkan kita bahwa menjaga kesucian diri adalah kemuliaan, dan bersabar menghadapi fitnah adalah jalan menuju kedekatan dengan Allah. Jangan pernah merasa kecil hati ketika lisan manusia mencoba menjatuhkanmu. Jika Allah bersamamu, maka tidak ada yang bisa membahayakanmu. Jadikan Maryam sebagai inspirasi agar hatimu tetap teduh, jiwamu tetap tenang, dan langkahmu tetap tegak di atas syariat-Nya.

​Semoga kisah ini memberikan kekuatan dan ketenangan baru bagi Sahabat Muslim yang sedang berjuang dalam kesabaran.

​Ingin mengetahui lebih banyak tentang kisah inspiratif para wanita penghuni surga lainnya, panduan keluarga sakinah, hingga tips persiapan ibadah yang menenangkan jiwa?

​Jangan biarkan rasa ingin tahumu berhenti di sini! Mari terus perkaya ilmu dan iman agar setiap langkah hidup kita selalu bernilai ibadah. Sahabat bisa menemukan ribuan artikel bermanfaat, kisah-kisah hikmah yang menyentuh hati, hingga panduan lengkap seputar perjalanan ibadah di website umroh.co. Mari bersama-sama kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan rida-Nya.

Yuk, kunjungi umroh.co sekarang dan temukan kedamaian dalam setiap ilmunya!

Artikel Terkait

Baluran

26 Januari 2026

6 Rahasia Kesehatan Muslimah Lansia: Kuat Ibadah & Tawaf!

​Menjaga Kesehatan Muslimah Lansia sebenarnya adalah tentang bagaimana kita menghargai fase “lemah yang membawa berkah” ini dengan memberikan nutrisi dan perhatian yang tepat bagi ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Boleh Warna Terang? 4 Fakta Hukum Warna Baju Wanita!

​Memahami Hukum Warna Baju Wanita sebenarnya adalah tentang menemukan titik keseimbangan antara mengekspresikan rasa syukur atas keindahan dan menjaga kemuliaan diri sebagai seorang Muslimah. ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

5 Fakta Unik Kisah Rayhanah binti Zaid yang Jarang Diketahui

​Kisah Rayhanah binti Zaid adalah sebuah potret nyata tentang bagaimana hidayah bekerja dengan cara yang sangat personal dan penuh ketenangan di dalam lingkaran terdekat ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Belum Punya Anak? Ini 2 Kisah Ajaib yang Menyejukkan Hati

​Melatih diri untuk Sabar Belum Punya Anak memang bukan perkara mudah, apalagi saat melihat orang-orang di sekitar kita dengan mudahnya menimang buah hati, sementara ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Bolehkah Pakai Kacamata Hitam Saat Ihram? Cek 3 Aturannya!

​Memahami hukum mengenakan Kacamata Hitam Saat Ihram menjadi hal penting agar kita bisa menjalankan rukun demi rukun dengan nyaman tanpa rasa was-was di dalam ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

7 Rahasia Sabar dalam Poligami: Kunci Surga & Hati Tenang

​Melatih rasa Sabar dalam Poligami bukanlah tentang menekan rasa sakit, melainkan sebuah proses transformasi jiwa untuk menemukan ketenangan hakiki yang hanya bersandar pada rida ... Read more