Bolehkah Wanita Shalat Jenazah?

25 Januari 2026

5 Menit baca

Iqro rinaldi rw00gnEw3dQ unsplash

​Wanita Shalat Jenazah adalah amalan yang sepenuhnya diperbolehkan dalam syariat Islam, bahkan menjadi sarana bagi Muslimah untuk meraih pahala sebesar satu gunung qirath sekaligus memberikan bentuk self-healing berupa ketenangan batin saat melepas kepergian orang terdekat. Banyak dari kita yang mungkin masih menganggap bahwa shalat jenazah hanyalah “tugas” kaum laki-laki, padahal sejarah mencatat betapa indahnya Ibunda Aisyah RA memberikan teladan dengan ikut serta menshalatkan jenazah para sahabat.

Melalui panduan ahli (expert guide) ini, kita akan mengulas tuntas hukum, keutamaan, hingga tata cara yang benar agar Sahabat Muslim tidak lagi merasa cemas atau merasa “kurang sah” saat ingin memberikan penghormatan terakhir.

​Memahami hal ini bukan hanya soal hukum, tapi soal bagaimana kita memeluk takdir dengan doa yang paling tulus.

​1. Menjawab Keraguan: Apa Hukum Wanita Ikut Menshalatkan?

​Sahabat Muslim, mari kita luruskan pandangan yang mungkin selama ini membuatmu ragu. Dalam pandangan jumhur (mayoritas) ulama dari empat madzhab, tidak ada larangan bagi wanita untuk melaksanakan shalat jenazah. Justru, shalat ini adalah hak bagi jenazah untuk didoakan oleh sesama muslim, tanpa memandang gender penyembah-Nya.

​Teladan dari Ibunda Aisyah RA

​Fakta sejarah yang sangat kuat menyebutkan bahwa Aisyah RA pernah meminta jenazah Saad bin Abi Waqqas RA untuk dibawa lewat di depan kamarnya agar beliau bisa ikut menshalatkannya. Hal ini diriwayatkan secara shahih dalam hadits Imam Muslim dan Imam Abu Daud. Jadi, jika Ibunda para mukmin saja melakukannya, maka Sahabat Muslim pun memiliki ruang yang sama untuk meraih keberkahan ini.

​2. Hadiah dari Langit: Pahala Satu Qirath yang Menenangkan

​Mengapa kita sangat dianjurkan ikut serta? Karena ada hadiah luar biasa yang Allah siapkan bagi siapa saja yang mau meluangkan waktu sejenak untuk mendoakan saudaranya. Shalat jenazah adalah ibadah yang sangat singkat, namun berat timbangannya di akhirat.

​Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menghadiri jenazah hingga menshalatkannya, maka baginya pahala satu qirath. Dan barangsiapa yang menghadirinya hingga dikuburkan, maka baginya pahala dua qirath.” (HR. Bukhari dan Muslim).

​Sahabat Muslim, tahukah kamu seberapa besar satu qirath itu? Dalam penjelasan hadits lain, satu qirath itu besarnya setara dengan Gunung Uhud. Bayangkan, dengan berdiri sejenak dalam empat takbir, Sahabat telah menabung pahala sebesar gunung. Bukankah ini adalah penghibur lara yang sangat indah di tengah kesedihan?

​3. Tata Cara Shalat Jenazah bagi Muslimah

​Sebenarnya, tidak ada perbedaan signifikan antara tata cara laki-laki dan perempuan. Shalat ini dilakukan tanpa ruku’ dan sujud, hanya berdiri tegak menghadap kiblat. Berikut adalah urutan yang perlu Sahabat ingat:

  • Niat: Cukup dalam hati, meniatkan shalat untuk jenazah tersebut lillahi ta’ala.
  • Takbir Pertama: Membaca Surah Al-Fatihah.
  • Takbir Kedua: Membaca Shalawat Nabi (Minimal: Allahumma shalli ‘ala Muhammad).
  • Takbir Ketiga: Membaca doa khusus untuk jenazah. Di sinilah letak inti komunikasi jiwamu dengan Sang Pencipta untuk memohonkan ampunan bagi almarhum/almarhumah.
  • Takbir Keempat: Membaca doa untuk keluarga yang ditinggalkan dan diri sendiri, kemudian diakhiri dengan salam.

​4. Posisi Berdiri yang Benar untuk Wanita

​Agar Sahabat Muslim merasa lebih percaya diri saat berada di tempat persemayaman, perhatikan posisi berdiri sesuai sunnah berikut:

  • Jika jenazah laki-laki: Imam (atau Sahabat jika shalat sendirian) berdiri sejajar dengan kepala jenazah.
  • Jika jenazah perempuan: Imam berdiri sejajar dengan bagian tengah atau perut jenazah.
  • Berjamaah: Jika Sahabat Muslim bermakmum di belakang imam laki-laki, maka barisan wanita berada di shaf paling belakang setelah shaf laki-laki dan anak-anak. Jika Sahabat shalat bersama jamaah wanita saja, maka imam wanita berdiri di tengah-tengah shaf (tidak maju ke depan seperti imam laki-laki).

​5. Antara Shalat Jenazah dan Ziarah Kubur

​Sering kali kita mencampuradukkan antara shalat jenazah dan ziarah kubur. Sahabat Muslim perlu tahu bahwa yang sangat dianjurkan adalah shalatnya. Mengenai ziarah kubur saat hari pemakaman, sebagian ulama memakruhkannya bagi wanita jika dikhawatirkan akan menimbulkan ratapan yang berlebihan yang justru menyiksa batin.

​Namun, untuk shalat jenazah di masjid atau di rumah duka, hal tersebut sangat dianjurkan karena murni berisi doa dan permohonan ampun. Ini adalah bentuk self-healing yang produktif; daripada tenggelam dalam tangisan yang tak berujung, lebih baik mengubah kesedihan itu menjadi energi doa yang bermanfaat bagi si mayit.

​Kesimpulan

​Melaksanakan Wanita Shalat Jenazah adalah bentuk cinta paling tinggi yang bisa Sahabat berikan kepada mereka yang sudah tak lagi bisa beramal. Islam adalah agama yang memudahkan dan memberikan kesempatan bagi setiap hamba-Nya untuk menabung pahala. Jangan biarkan stereotip atau rasa sungkan menghalangimu meraih satu qirath pahala. Ingatlah, saat Sahabat mendoakan orang lain, malaikat pun akan mendoakan hal yang sama untukmu.

​Semoga ilmu ini membuat langkahmu lebih ringan dan hatimu lebih tenang saat harus menghadapi takdir perpisahan. Karena sesungguhnya, shalat jenazah adalah jembatan kasih sayang yang tak terputus oleh maut.

​Ingin mengetahui lebih banyak tentang fiqih harian muslimah, adab menghadapi musibah agar tetap tegar, hingga panduan lengkap persiapan spiritual umrah yang menyejukkan jiwa?

​Jangan biarkan semangat belajarmu berhenti di sini, Sahabat Muslim! Mari terus perkaya ilmu dan iman agar setiap langkah hidup kita selalu bernilai ibadah. Sahabat bisa menemukan ribuan artikel inspiratif lainnya, panduan manajemen emosi islami saat berduka, hingga informasi terbaru seputar persiapan ibadah ke Tanah Suci di website umroh.co. Mari bersama-sama kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih bijak, lebih sabar, dan lebih tenang dalam menjalankan syariat Allah SWT.

Yuk, kunjungi umroh.co sekarang untuk informasi seputar keislaman dan kehidupan muslim yang lebih lengkap!

Artikel Terkait

Baluran

26 Januari 2026

6 Rahasia Kesehatan Muslimah Lansia: Kuat Ibadah & Tawaf!

​Menjaga Kesehatan Muslimah Lansia sebenarnya adalah tentang bagaimana kita menghargai fase “lemah yang membawa berkah” ini dengan memberikan nutrisi dan perhatian yang tepat bagi ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Boleh Warna Terang? 4 Fakta Hukum Warna Baju Wanita!

​Memahami Hukum Warna Baju Wanita sebenarnya adalah tentang menemukan titik keseimbangan antara mengekspresikan rasa syukur atas keindahan dan menjaga kemuliaan diri sebagai seorang Muslimah. ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

5 Fakta Unik Kisah Rayhanah binti Zaid yang Jarang Diketahui

​Kisah Rayhanah binti Zaid adalah sebuah potret nyata tentang bagaimana hidayah bekerja dengan cara yang sangat personal dan penuh ketenangan di dalam lingkaran terdekat ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Belum Punya Anak? Ini 2 Kisah Ajaib yang Menyejukkan Hati

​Melatih diri untuk Sabar Belum Punya Anak memang bukan perkara mudah, apalagi saat melihat orang-orang di sekitar kita dengan mudahnya menimang buah hati, sementara ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Bolehkah Pakai Kacamata Hitam Saat Ihram? Cek 3 Aturannya!

​Memahami hukum mengenakan Kacamata Hitam Saat Ihram menjadi hal penting agar kita bisa menjalankan rukun demi rukun dengan nyaman tanpa rasa was-was di dalam ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

7 Rahasia Sabar dalam Poligami: Kunci Surga & Hati Tenang

​Melatih rasa Sabar dalam Poligami bukanlah tentang menekan rasa sakit, melainkan sebuah proses transformasi jiwa untuk menemukan ketenangan hakiki yang hanya bersandar pada rida ... Read more