Belum Punya Anak? Ini 2 Kisah Ajaib yang Menyejukkan Hati

26 Januari 2026

5 Menit baca

Jonathan borba CgWTqYxHEkg unsplash

​Melatih diri untuk Sabar Belum Punya Anak memang bukan perkara mudah, apalagi saat melihat orang-orang di sekitar kita dengan mudahnya menimang buah hati, sementara kita masih harus terus berikhtiar dan bersujud dalam sepi.

​Namun, ketahuilah bahwa Sahabat tidak sendirian dalam perjalanan ini. Allah SWT, Sang Pemilik Kehidupan, telah mengabadikan kisah-kisah indah dalam Al-Qur’an sebagai oase penyejuk bagi jiwa-jiwa yang sedang menanti. Kisah-kisah ini bukan sekadar sejarah, melainkan bukti nyata bahwa bagi Allah, tidak ada yang mustahil. Mari kita duduk sejenak, ambil napas dalam-dalam, dan biarkan kisah-kisah ajaib ini memulihkan luka di hatimu.

​1. Keajaiban Nabi Zakaria AS: Saat Logika Menyerah, Iman Bertahan

​Salah satu teladan terbaik dalam hal Sabar Belum Punya Anak adalah Nabi Zakaria AS. Beliau adalah sosok yang terus memelihara harapan meski secara logika manusia, pintu kemungkinan sudah tertutup rapat. Beliau sudah sangat tua, rambutnya memutih, dan istrinya pun dinyatakan mandul.

​Doa dalam Kesunyian (Nida’an Khafiyya)

​Tahukah Sahabat Muslim, Nabi Zakaria AS berdoa dengan suara yang sangat lembut, sebuah curahan hati yang intim antara hamba dan Penciptanya. Beliau berkata:

“Ia (Zakaria) berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku’.” (QS. Maryam: 4).

​Pesan indah di sini adalah: Nabi Zakaria tidak pernah “kecewa” dalam berdoa. Beliau tidak fokus pada hasil, tapi fokus pada kemesraan dengan Allah. Saat Sahabat merasa lelah menanti, cobalah untuk tidak kecewa pada Allah. Jadikan doa sebagai sarana self-healing untuk menumpahkan segala sesak tanpa takut dihakimi.

​Jawaban yang Melampaui Batas

​Allah pun menjawab doa mustahil tersebut dengan kehadiran Nabi Yahya AS. Ketika Zakaria terheran-heran bagaimana hal itu bisa terjadi, Allah menegaskan dalam ayat-Nya yang sangat menenangkan:

“Demikianlah.” Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku…” (QS. Maryam: 9).

​Jika Allah sudah berkata “Mudah bagi-Ku”, maka tidak ada satu pun diagnosis medis atau ucapan manusia yang bisa menghalangi ketetapan-Nya.

​2. Senyum Ibunda Sarah: Mukjizat di Balik Tawa yang Ragu

​Kisah kedua yang tak kalah menyejukkan adalah tentang Ibunda Sarah, istri dari Nabi Ibrahim AS. Penantian beliau bahkan lebih lama lagi. Sarah sudah mencapai usia di mana secara biologis masa suburnya telah lewat (menopause).

​Kejutan di Hari Tua

​Saat para malaikat datang memberi kabar gembira tentang kelahiran Ishaq, Sarah tertawa saking tidak percayanya. Beliau berkata:

“Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang sangat aneh’.” (QS. Hud: 72).

​Jawaban Malaikat yang Menggetarkan Hati

​Para malaikat pun memberikan jawaban yang menjadi kunci bagi kita semua yang sedang belajar Sabar Belum Punya Anak:

“Mereka (para malaikat) berkata: ‘Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, wahai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah’.” (QS. Hud: 73).

​Sahabat Muslim, keberkahan Allah itu luas. Kadang Ia tidak memberikan di awal bukan karena Ia pelit, tapi karena Ia ingin memberikan “kejutan” di waktu yang paling tepat, saat hati kita sudah benar-benar pasrah dan bergantung hanya kepada-Nya.

​3. Tips Menjaga Hati: Mengubah Penantian Menjadi Ibadah

​Menunggu memang melelahkan, tapi Sahabat bisa mengubah rasa lelah itu menjadi energi positif melalui pendekatan spiritual dan psikologis:

  • Meluruskan Niat: Ingatlah bahwa anak adalah amanah, bukan standar kesempurnaan hidup. Hidup Sahabat tetaplah berharga dan bermakna meski belum ada suara tangis bayi di rumah.
  • Fokus pada Kelebihan Lain: Allah mungkin belum menitipkan anak, tapi Ia menitipkan kesehatan, pasangan yang setia, atau kesempatan untuk menuntut ilmu. Syukuri apa yang ada agar Allah tambah nikmat-Nya.
  • Perbanyak Istighfar: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang melazimkan istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (HR. Abu Dawud).
  • Membangun “Anak Spiritual”: Jika rahim belum terisi, isilah hatimu dengan mengasuh anak yatim atau menjadi guru mengaji. Kasih sayang yang Sahabat berikan pada anak-anak lain tetaplah dihitung sebagai pahala keibuan/kebapakan di sisi Allah.

​Kesimpulan

​Sahabat Muslim, kisah Nabi Zakaria dan Ibunda Sarah mengajarkan kita bahwa “akhir” versi manusia bukanlah “akhir” versi Allah. Melatih Sabar Belum Punya Anak adalah tentang meyakini bahwa Allah sedang menyiapkan sesuatu yang luar biasa untukmu. Jika pun di dunia ini takdir itu tidak datang, Allah telah menyiapkan balasan yang jauh lebih indah di surga-Nya bagi mereka yang bersabar.

​Jangan biarkan pertanyaan orang lain atau ekspektasi sosial merampas kebahagiaanmu hari ini. Tersenyumlah, karena Allah tahu setiap butir air matamu dan Ia tidak akan membiarkannya sia-sia.

​Ingin tahu lebih banyak tentang tips menjaga keharmonisan rumah tangga, doa-doa mustajab, atau informasi seputar perjalanan ibadah yang menyejukkan hati? Yuk, kunjungi dan perkaya wawasan keislaman Sahabat dengan membaca berbagai artikel inspiratif lainnya di umroh.co. Mari kita terus bertumbuh dalam iman dan ketenangan. Sampai jumpa di Baitullah, Sahabat Muslim!

Artikel Terkait

Baluran

26 Januari 2026

6 Rahasia Kesehatan Muslimah Lansia: Kuat Ibadah & Tawaf!

​Menjaga Kesehatan Muslimah Lansia sebenarnya adalah tentang bagaimana kita menghargai fase “lemah yang membawa berkah” ini dengan memberikan nutrisi dan perhatian yang tepat bagi ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Boleh Warna Terang? 4 Fakta Hukum Warna Baju Wanita!

​Memahami Hukum Warna Baju Wanita sebenarnya adalah tentang menemukan titik keseimbangan antara mengekspresikan rasa syukur atas keindahan dan menjaga kemuliaan diri sebagai seorang Muslimah. ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

5 Fakta Unik Kisah Rayhanah binti Zaid yang Jarang Diketahui

​Kisah Rayhanah binti Zaid adalah sebuah potret nyata tentang bagaimana hidayah bekerja dengan cara yang sangat personal dan penuh ketenangan di dalam lingkaran terdekat ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Belum Punya Anak? Ini 2 Kisah Ajaib yang Menyejukkan Hati

​Melatih diri untuk Sabar Belum Punya Anak memang bukan perkara mudah, apalagi saat melihat orang-orang di sekitar kita dengan mudahnya menimang buah hati, sementara ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

Bolehkah Pakai Kacamata Hitam Saat Ihram? Cek 3 Aturannya!

​Memahami hukum mengenakan Kacamata Hitam Saat Ihram menjadi hal penting agar kita bisa menjalankan rukun demi rukun dengan nyaman tanpa rasa was-was di dalam ... Read more

Baluran

26 Januari 2026

7 Rahasia Sabar dalam Poligami: Kunci Surga & Hati Tenang

​Melatih rasa Sabar dalam Poligami bukanlah tentang menekan rasa sakit, melainkan sebuah proses transformasi jiwa untuk menemukan ketenangan hakiki yang hanya bersandar pada rida ... Read more