Kubah Shakhrah adalah monumen arsitektur Islam tertua yang masih memancarkan cahaya keindahan dari jantung kompleks Al-Aqsa, sebuah tempat di mana sejarah bumi dan keagungan langit bertemu dalam keheningan yang sangat suci.
Bagi kita yang sering kali merasa cemas akan masa depan atau merasa “kecil” di hadapan ujian hidup, merenungi kemegahan bangunan yang didirikan oleh Khalifah Abd al-Malik bin Marwan ini bisa menjadi momen self-healing yang luar biasa. Kita akan belajar bahwa keindahan yang hakiki adalah keindahan yang dibangun di atas fondasi ketauhidan. Mari kita siapkan hati yang lapang dan mari kita jelajahi permata emas di Yerusalem ini.
Mengenal Kubah Shakhrah: Mahakarya yang Melintasi Zaman
Sahabat Muslim, sebelum kita masuk ke detail arsitekturnya, mari kita luruskan satu hal yang sering kali membuat kita keliru. Sering kali kita melihat foto bangunan berkubah emas yang sangat cantik ini dan menyebutnya sebagai Masjid Al-Aqsa. Sebenarnya, bangunan ini adalah bagian dari kompleks Al-Haram asy-Syarif (Masjid Al-Aqsa secara luas), namun bangunan spesifik ini disebut Dome of the Rock atau Kubah Shakhrah.
Dibangun antara tahun 685 hingga 691 Masehi oleh Khalifah Abd al-Malik bin Marwan dari Dinasti Umayyah, bangunan ini tetap berdiri tegak melewati berbagai zaman, gempa bumi, dan konflik, tanpa kehilangan pesonanya. Ia adalah saksi bisu betapa peradaban Islam sejak dini sudah memiliki apresiasi yang sangat tinggi terhadap estetika dan ilmu pengetahuan.
Visi Khalifah Abd al-Malik bin Marwan: Mengapa Ia Begitu Megah?
Bayangkan Sahabat Muslim berada di abad ke-7. Islam sedang berkembang pesat, dan Khalifah Abd al-Malik ingin menegaskan identitas umat Muslim di Yerusalem. Namun, lebih dari sekadar politik, ada visi spiritual yang jauh lebih besar:
- Memuliakan Lokasi Mi’raj: Lokasi ini diyakini sebagai tempat di mana Rasulullah ﷺ menginjakkan kaki pada sebuah batu besar (Shakhrah) sebelum naik ke Sidratul Muntaha dalam peristiwa Isra Mi’raj.
- Pesaing Keindahan Dunia: Khalifah ingin membangun sesuatu yang keindahannya melampaui bangunan-bangunan megah di sekitarnya pada masa itu, agar umat Islam merasa bangga dan tenang memiliki simbol ketaatan yang begitu anggun.
- Pesan Tauhid yang Terpahat: Berbeda dengan bangunan Romawi atau Bizantium, Kubah Shakhrah dipenuhi dengan kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an yang menegaskan keesaan Allah SWT.
Arsitektur Oktagonal: Simbolisme Bumi dan Langit
Salah satu hal yang membuat hati kita tenang saat melihat Kubah Shakhrah adalah keseimbangan geometrinya. Bangunan ini berbentuk segi delapan (oktagonal). Dalam ilmu arsitektur Islam klasik, bentuk segi delapan sering dianggap sebagai simbol transisi antara bentuk persegi (yang melambangkan bumi) menuju bentuk lingkaran/kubah (yang melambangkan langit atau ketuhanan).
Rahasia Geometri yang Menyejukkan
Sahabat Muslim, cobalah bayangkan berdiri di dalamnya. Cahaya masuk melalui jendela-jendela tinggi, memantul pada mosaik-mosaik berwarna biru dan hijau, lalu jatuh lembut ke atas batu besar di tengahnya. Geometri yang sangat presisi ini menciptakan efek psikologis yang menenangkan—sebuah keteraturan yang mengingatkan kita bahwa alam semesta ini pun diatur oleh Sang Khaliq dengan sangat teratur.
Kilauan Emas dan Mosaik: Warna yang Bercerita
Jika Sahabat Muslim melihat bagian luar kubahnya, warna emas yang ikonik itu seolah menjadi mahkota bagi Yerusalem. Awalnya, kubah ini dilapisi emas asli, namun dalam renovasi-renovasi berikutnya, lapisan tersebut diganti dengan aluminium berlapis emas.
- Warna Biru dan Hijau: Dinding luar yang dipenuhi keramik berwarna biru melambangkan kedalaman langit dan spiritualitas, sementara warna hijau sering dikaitkan dengan kedamaian dan surga.
- Motif Tanaman dan Geometri: Di dalamnya, Sahabat tidak akan menemukan gambar makhluk hidup. Sebagai gantinya, ada motif tanaman yang rimbun dan pola geometris yang rumit namun indah. Ini adalah bentuk zikir visual; mengajak mata kita untuk selalu melihat keteraturan Tuhan dalam ciptaan-Nya.
Sakhrah: Batu Suci yang Menjadi Jantung Bangunan
Di bawah kubah emas yang megah itu, terdapat sebuah batu besar yang dikenal sebagai Shakhrah. Batu ini bukan sekadar batu biasa. Ia adalah puncak dari bukit Moriah.
- Jejak Mi’raj: Banyak riwayat menyebutkan ini adalah titik tolak Rasulullah ﷺ dalam peristiwa Mi’raj.
- Ketenangan di Dalam Gua: Di bawah batu tersebut, terdapat sebuah gua kecil yang disebut Bir el-Arwah (Sumur Arwah), tempat di mana suara doa terdengar sangat syahdu.
Merenungi keberadaan batu ini mengajarkan kita tentang kerendahan hati. Bangunan semegah itu dibangun hanya untuk melindungi sebuah batu alami yang menjadi saksi bisu keagungan Allah. Begitu jugalah seharusnya hati kita; biarlah fisik kita terlihat baik, namun tujuannya hanyalah untuk menjaga iman yang ada di dalamnya.
Dalil dan Keutamaan Terkait Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah
Sahabat Muslim, keistimewaan tempat ini bukan hanya karangan sejarah, melainkan tertulis dalam wahyu dan sabda Nabi kita.
- Dalam Al-Qur’an (Surah Al-Isra: 1): “Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya…” Kubah Shakhrah berada tepat di pusat wilayah yang diberkahi tersebut.
- Keutamaan Shalat: Rasulullah ﷺ bersabda bahwa shalat di Masjid Al-Aqsa memiliki pahala yang berlipat ganda dibanding shalat di masjid lainnya (selain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).
- Hadist Tentang Perjalanan: “Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan (ibadah) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Pelajaran Self-Healing: Menemukan Keteguhan di Balik Kubah
Apa yang bisa kita petik dari Kubah Shakhrah untuk kesehatan mental dan batin kita hari ini, Sahabat Muslim?
- Belajar dari Kekokohan: Meskipun telah berdiri selama 1.300 tahun lebih dan menghadapi berbagai ujian zaman, Kubah Shakhrah tetap tegak. Ia mengajarkan kita untuk memiliki prinsip hidup yang kokoh seperti batu tersebut.
- Keindahan dalam Kesabaran: Pembangunan mahakarya ini membutuhkan waktu bertahun-tahun dan ketelitian yang luar biasa. Jika Sahabat saat ini merasa proses hidupmu lambat, ingatlah bahwa mahakarya tidak dibangun dalam semalam.
- Cahaya di Tengah Kegelapan: Warna emas kubah tetap bersinar terang bahkan di saat Yerusalem sedang mendung. Jadilah jiwa yang tetap memancarkan kebaikan dan harapan, meskipun lingkungan di sekitarmu sedang redup.
Mengunjungi Kubah Shakhrah dalam Doa dan Langkah
Mungkin saat ini Sahabat Muslim belum memiliki kesempatan untuk menyentuh langsung dinding marmernya atau bersujud di bawah bayangan kubahnya. Namun, ketahuilah bahwa rindu itu sendiri adalah ibadah. Setiap kali kita mempelajari sejarahnya, kita sedang menanam benih cinta pada warisan Islam yang agung.
Sebagai Expert Guide, saya menyarankan Sahabat Muslim untuk selalu memperbarui niat: “Ya Allah, izinkan aku bersujud di pelataran Al-Aqsa dan melihat keindahan Kubah Shakhrah secara langsung.” Doa adalah langkah pertama dari setiap perjalanan panjang.
Kesimpulan
Kubah Shakhrah bukan hanya pencapaian teknik arsitektur masa Khalifah Abd al-Malik bin Marwan, melainkan simbol cinta umat Islam kepada Nabinya dan kepatuhan kepada Tuhannya. Keindahan geometrinya, kilauan emasnya, dan kesakralan batu di dalamnya adalah pengingat bahwa dunia ini indah jika kita meletakkannya dalam bingkai pengabdian kepada Allah SWT.
Semoga renungan tentang permata Baitul Maqdis ini memberikan ketenangan bagi batin Sahabat yang mungkin sedang gundah, dan memberikan semangat baru untuk terus mempelajari ilmu keislaman yang luas.
Ingin tahu lebih banyak tentang rahasia arsitektur masjid-masjid bersejarah lainnya atau ingin tips mendalam mengenai persiapan ibadah ke tanah suci yang menenangkan jiwa? Jangan biarkan rasa ingin tahu Sahabat berhenti di sini.
Yuk, temukan panduan spiritual lainnya, kisah-kisah inspiratif sejarah Islam, hingga informasi terlengkap seputar dunia Muslim hanya di umroh.co. Mari kita perkaya hati kita dengan ilmu yang bermanfaat agar setiap langkah hidup kita menjadi lebih tenang dan penuh berkah.
Dapatkan inspirasi keislaman dan informasi perjalanan suci selengkapnya di umroh.co sekarang!





